Basket UPI Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Prestasi
Masa Pendaftaran Berlangsung hingga 3 Juli
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung masih membuka pendaftaran Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa (SM-PI) 2026. Jalur ini memberi kesempatan bagi atlet basket berprestasi untuk melanjutkan pendidikan di UPI. Masa pendaftaran berlangsung hingga 3 Juli 2026.
Seleksi terbuka bagi lulusan SMA, MA, SMK, atau Paket C tahun 2026 maupun maksimal dua tahun sebelumnya. Peserta diwajibkan melampirkan sertifikat atau piagam prestasi, portofolio atlet, serta surat rekomendasi dari sekolah, klub, atau Pengurus Cabang (Pengcab) Perbasi asal.
Selain itu, calon mahasiswa juga harus memenuhi persyaratan kesehatan dan memiliki kondisi fisik yang menunjang sebagai atlet basket.
Melalui unggahan di akun resmi Unit Bola Basket Bumi Siliwangi Universitas Pendidikan Indonesia mengajak para atlet yang memiliki prestasi untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.
"Punya prestasi akademik maupun nonakademik? Ini saatnya wujudkan langkahmu menjadi bagian dari Universitas Pendidikan Indonesia melalui jalur Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa (SM-PI) UPI 2026," tulis Unit Bola Basket Bumi Siliwangi UPI dalam akun Instagram mereka.
UPI menetapkan syarat prestasi bagi peserta yang mendaftar melalui jalur ini. Atlet minimal pernah meraih peringkat 1, 2, atau 3 di tingkat regional atau nasional. Kesempatan yang sama juga terbuka bagi atlet yang pernah menjadi delegasi atau peserta pada kejuaraan internasional.
Beberapa kejuaraan yang masuk dalam kategori prestasi di turnamen development tingkat regional maupun nasional, Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas), Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda), serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UPI. Panitia mengimbau calon peserta memastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi sebelum masa pendaftaran ditutup.
"Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman resmi PMB UPI," tulis keterangan tersebut.
Jalur prestasi ini menjadi salah satu opsi bagi atlet basket yang ingin tetap melanjutkan karier di lapangan tanpa mengesampingkan pendidikan di perguruan tinggi. (GAP)