Grup B: Double-double Lewi Iswara dan Jason Sugianto Bawa UKP Menang
UKP kalahkan Uwika 97-54

Universitas Kristen Petra akhirnya pecah telur di ajang Basket Campus League 2026 Season 1 Regional Surabaya. Turun di laga pembuka Grup B yang digelar di GOR Unesa, Rabu (22/4), Petra sukses mengamankan kemenangan meyakinkan atas Universitas Widya Kartika (Uwika) dengan skor akhir 97-54.
Laga sempat berjalan panas di kuarter pertama. Petra dibuat kerepotan menghadapi tekanan agresif Uwika yang tampil tanpa rem sejak tip-off. Transisi cepat dan permainan offensive Uwika bikin UKP harus jatuh bangun. Hasilnya, Uwika mampu mencuri keunggulan tipis 20-17 di akhir kuarter pertama.
Momentum berubah di kuarter kedua. Petra mulai menemukan ritme permainan mereka. Ball movement lebih rapi, eksekusi lebih tajam.
Evan Leonardo dan kolega meledak dengan tambahan 21 poin, sementara Uwika justru mandek dan hanya mengoleksi 8 poin. Petra pun berbalik unggul dan mulai mengambil alih kendali laga.
Memasuki kuarter ketiga, Petra makin tak terbendung. Konsistensi mereka jadi pembeda.
Defense semakin solid, offense tetap produktif dengan tambahan 18 poin. Di sisi lain, Uwika kesulitan menembus pertahanan rapat Petra dan hanya mampu mencetak dua field goals sepanjang kuarter ini.
Dominasi Petra berlanjut hingga kuarter pamungkas. Mereka menutup pertandingan dengan margin lebar, 97-54, sekaligus mengamankan kemenangan perdana di musim ini.
Kolektivitas jadi kunci kemenangan Petra. Lima pemain mereka mencetak dua digit angka. Freno Nymmo Shakkawijaya tampil sebagai top skor dengan 16 poin dan 5 rebound.
Disusul Ralv Matthew Reynolds (15 poin), Marco Clarence Purnomo (14 poin), Bryan Putra Purnama (13 poin, 6 rebound), serta Lewi Iswara Goenawan yang mencatatkan double-double impresif (12 poin, 13 rebound). Jason Sugianto juga menceta double-double (11 poin, 12 rebound)
Dari kubu Uwika, Yoel Fillips Irawan jadi satu-satunya bright spot lewat performa 34 poin dan 6 rebound. Ia mendapat bantuan dari Ricardo Reihard Wijaya yang menambahkan 14 poin. Namun, itu belum cukup untuk membendung dominasi Petra. (GAP)