Grup B Putra: UINSGD Jaga Asa ke Semifinal
Gol Bunuh Diri Menangkan UINSGD 2-1 atas UPI

Juara Regional Jakarta, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UINSGD), menjaga peluangnya ke semifinal Campus League Futsal The Nationals 2025 setelah memenangi derbi Bandung, Kamis (4/12).
Bermain di FIKK UNJ GOR Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun, UINSGD menundukkan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan skor tipis 2-1. Hasil ini membuat UINSGD memimpin Grup B dengan nilai sempurna dari dua laga, sedangkan UPI harus puas berada di posisi kedua sementara dengan poin tiga --hanya unggul selisih gol dari Universitas Islam Indonesia di posisi ketiga.
Jalannya Pertandingan
Selayaknya pertandingan derbi, pertemuan sesama tim Bandung ini berjalan dengan intensitas tinggi dan cepat.
Jual beli serangan terjadi sejak peluit awal berbunyi. UINSGD lebih menguasai permainan walau tidak terlampau dominan.
Namun begitu, justru UPI yang mampu mencuri gol lebih dulu. Ilham Maulana Shalman menjebol gawang UINSGD yang dikawal Abdullah Rif'at Dhorif dengan tembakan keras di tengah kepungan pemain lawan pada menit keempat.
Seimbangnya pertarungan antara kedua tim membuat upaya mencetak gol tak kunjung membuahkan hasil. Bahkan UPI yang mampu melepas lebih dari tujuh tembakan on target pun belum bisa menambah gol.
Skor 1-0 untuk UPI pun bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, situasi permainan belum berubah--tetap cepat dan intensitasnya tinggi. Dua menit setelah istirahat, UINSGD mencetak gol penyeimbang 1-1 melalui kapten Aldy Zakky Auliya.
Keadaan imbang membuat jual beli serangan makin meningkat. UINSGD masih menguasai permainan, kali ini lebih dominan dan memaksa UPI untuk focus bertahan sembari menunggu kesempatan serangan balik.
Karena strategi menunggu itulah UPI lebih sering melepas bola jauh ke depan, tapi selalu bisa dipatahkan UINSGD. Sementara dominasi gempuran UINSGD membuat skor berpihak kepada mereka.
Pada menit ke-36, bola tendangan Rafli Wahyudi justru berbelok ke gawang UPI setelah mengenai kaki lawan Septian Nugraha.
Sempitnya Waktu tersisa membuat upaya UPI untuk mendapatkan gol penyeimbang pun gagal. Meski sudah memainkan powerplay, UPI tetap gagal menghindari kekalahan 1-2.