Grup D: Demam Panggung UWKS Hilang, UKDC Dibuat Tumbang
UWKS Menang 83-52 atas UKDC.

Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) mulai menunjukkan identitasnya di Basketball Campus League Season 1 Regional Surabaya. Tampil di GOR Basket Unesa, Sabtu (25/4), UWKS sukses mengamankan kemenangan meyakinkan atas UKDC dengan skor 83-52 dalam laga Grup D.
Kalau di game pertama mereka sempat terlihat kaku, kali ini UWKS benar-benar tampil lepas. Rhythm permainan lebih enak dilihat dan decision making jauh lebih matang. Singkatnya, demam panggung sudah lewat.
Sejak tip-off, UWKS langsung set tempo. Kuarter pertama berjalan cukup kompetitif, UKDC masih bisa mengimbangi. Namun UWKS tetap unggul dengan 21-15 berkat eksekusi yang lebih rapi di paint area.
Masuk kuarter kedua, UWKS mulai ngegas. Defense mereka naik level, closing space lebih cepat, rotasi lebih disiplin. Dampaknya langsung terasa.
UKDC kesulitan mencetak angka, sementara UWKS terus menambah pundi-poin. Kuarter ini ditutup dengan tambahan 22 poin untuk UWKS dan hanya 9 poin dari UKDC.
Selepas halftime, UKDC mencoba bangkit. Mereka tampil lebih agresif dan sempat membuat laga berjalan lebih ketat di kuarter ketiga. UWKS tetap menjaga keunggulan, meski hanya unggul tipis di kuarter ini dengan 17-15.
Di kuarter penutup, UWKS kembali menunjukkan kontrol permainan. Mereka tidak memberi celah UKDC untuk mengejar. Eksekusi tetap konsisten, defense tetap rapat. Hingga buzzer berbunyi, UWKS mengunci kemenangan dengan margin 31 poin.
Secara statistik, UWKS tampil efisien. Mereka mencatatkan 26 tembakan dua angka masuk dari 40 percobaan, angka yang menunjukkan efektivitas serangan mereka.
Dimas Galih jadi motor serangan UWKS dengan performa nyaris triple-double: 19 poin, 6 rebound, dan 6 assist. Dia tidak hanya jadi scorer, tapi juga playmaker yang menghidupkan tempo tim. Diaz Syahviar juga tampil solid dengan 18 poin, 8 rebound, dan 6 assist—paket komplet di kedua sisi lapangan.
Dari kubu UKDC, Marcello Otniel Wijaya dan Chaniago Windhuartha sama-sama menyumbang 11 poin. Chaniago menambahkan 7 rebound dan 4 assist, menunjukkan kontribusi all-around meski timnya harus mengakui keunggulan lawan.