Grup F: Sengit, Udinus Akhiri Perlawanan UII
Adinda Putri Top Scorer 25 Poin

Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Putri sukses mencuri kemenangan krusial usai menumbangkan tuan rumah Universitas Islam Indonesia (UII) dengan skor tipis 44-41 di Grup F Putri Basketball Campus League Season 1 Regional Yogyakarta.
Bermain GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Jumat (1/5), sejak tip-off, pertandingan langsung berjalan dalam tempo tinggi. UII yang tampil di hadapan publik sendiri membuka laga dengan agresif. Mereka mampu mengontrol permainan di kuarter pertama dan mengunci keunggulan 11-6 berkat determinasi tinggi serta tekanan pertahanan yang rapi.
Namun, Udinus tak butuh waktu lama untuk bangkit. Memasuki kuarter kedua, mereka mulai menemukan ritme permainan. Ball movement yang lebih cair dan transisi cepat jadi kunci. Perlahan tapi pasti, Udinus membalikkan keadaan dan menutup first half dengan keunggulan tipis 23-21.
Masuk kuarter ketiga, duel semakin sengit. Kedua tim saling berbalas poin dalam tensi tinggi. Udinus tampil lebih konsisten dalam eksekusi serangan dan berhasil menjaga keunggulan. Mereka menambah 10 poin di kuarter ini, sementara UII tertahan di 6 angka. Skor 31-27 menutup kuarter ketiga.
Drama sesungguhnya terjadi di kuarter terakhir. Jual beli poin berlangsung ketat tanpa jeda. UII sempat membuat publik tuan rumah bergemuruh saat Adinda Putri mencetak poin penting yang membalikkan skor menjadi 40-41 di dua menit akhir, sebuah comeback yang nyaris sempurna.
Namun, Udinus tetap tenang di momen krusial. Memanfaatkan celah di detik-detik akhir, mereka mencuri poin lewat dua free throw dan tambahan field goal yang memastikan kemenangan 44-41. Sebuah penutup dramatis yang sekaligus mematahkan perlawanan gigih tuan rumah.
Deviana Zahra Aulia jadi kontributor utama Udinus dengan 11 poin dan 3 rebound. Sementara dari kubu UII, Adinda Putri tampil luar biasa dengan 25 poin dan 5 rebound, meski belum cukup membawa timnya menang.
Hasil ini membuat langkah UII menuju fase berikutnya semakin berat dan harus ditentukan di laga terakhir. Di sisi lain, Udinus hanya butuh satu kemenangan lagi untuk mengunci tiket ke babak selanjutnya, dan momentum jelas ada di tangan mereka.