Jelang The Nationals, Deo Conrad Siapkan Fisik
Universitas Kristen Maranatha Bersiap ke The Nationals
Victor Deo Conrad langsung mengalihkan fokus ke persiapan fisik setelah membawa tim putra Universitas Kristen Maranatha menjuarai Basketball Campus League Regional Bandung. Menjelang Basketball Campus League The Nationals 2026 pada 7-13 Juni 2026, kondisi fisik menjadi perhatian utama Deo.
Ia menilai persiapan fisik menjadi kebutuhan penting karena gaya bermain Maranatha mengandalkan tempo tinggi dan tekanan sepanjang pertandingan. Karena itu, ia dan rekan-rekannya mulai memaksimalkan latihan agar bisa tampil konsisten saat menghadapi tim-tim terbaik dari berbagai regional.
“Mungkin yang kami siapin fisik sih. Soalnya kami mainnya cukup cepat dan harus terus kasih tekanan. Jadi fisik jadi hal yang paling penting sih," ujar Deo.
Keberhasilan menjuarai Regional Bandung menjadi modal berharga bagi Maranatha sebelum tampil di level nasional. Namun, bagi Deo, gelar tersebut tidak lepas dari kekompakan tim yang terus terbangun sepanjang turnamen.
Baginya, kekuatan terbesar Maranatha bukan hanya soal kemampuan individu, melainkan kepercayaan yang terjalin antarpemain di dalam lapangan.
"Senang banget dan bangga sama teman-teman. Aku selalu percaya mereka bisa main bagus. Kami saling percaya satu sama lain dan itu yang bikin permainan tim jadi lebih enak," katanya.
Atmosfer positif itu juga terasa saat partai final Regional Bandung. Alih-alih terbebani status laga penentuan, Deo dan rekan-rekannya memilih menikmati pertandingan sambil tetap menjalankan peran masing-masing.
"Kami cuma fokus have fun dan menjalankan tugas masing-masing. Semua tahu apa yang harus dilakukan di lapangan, jadi kami bisa main lebih lepas," lanjutnya.
Gelar juara Regional Bandung juga memiliki makna spesial bagi Deo secara pribadi. Sebagai rookie di Rajawali Medan, ia mengaku tidak selalu mendapatkan banyak menit bermain dalam perjalanan karier IBL-nya.
Deo mengaku menikmati setiap momen yang ia dapatkan bersama Maranatha. Ia kembali merasakan atmosfer pertandingan dalam intensitas tinggi.
"Aku senang banget. Sudah lama juga sebagai rookie aku jarang dapat kesempatan main banyak. Sekarang bisa merasakan lagi euforia pertandingan dan membantu tim sampai juara, rasanya bersyukur banget,” tukasnya. (GAP)