Makayla Bayar Kepercayaan Pelatih di The Nationals
Pimpin The Stingers Jelang Laga Penentuan

Pemain Universitas Bina Nusantara (Binus) Putri, Makayla Pradanitya Jati menjawab kepercayaan pelatih dengan penampilan terbaiknya sejauh ini di Basketball Campus League Season 1 The Nationals.
Tampil begitu dominan dan agresif, dirinya terpilih sebagai Player of the Match setelah mencatatkan double-double 20 poin, 10 rebound, dan 2 assist saat membawa timnya mengalahkan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) dengan skor telak 92-37 di UPH Basketball Court, Tangerang, Selasa (9/6).
Kemenangan tersebut menjaga peluang Binus untuk melaju ke The Nationals Four sekaligus menempatkan mereka di posisi kedua klasemen sementara Grup C, tepat di bawah Soegijapranata Catholic University (SCU).
Bagi Makayla, performa tersebut memiliki arti yang lebih dalam. Ia mengaku berusaha membayar kepercayaan yang diberikan pelatih setelah merasa belum menunjukkan permainan terbaiknya saat tampil di Regional Jakarta.
"Kalau untuk pribadi, saya memang harus menambah rasa percaya diri. Di regional kemarin saya merasa belum menemukan touch permainan saya. Sekarang pelatih memberikan kepercayaan kepada saya dan saya hanya berusaha melakukan bagian saya serta bermain sebaik mungkin," ujar Makayla.
Penampilan impresif tersebut menjadi sinyal positif bagi Binus menjelang pertandingan terpenting mereka di fase grup. Meski menang dengan selisih 55 poin atas Unpar, fokus utama tim sebenarnya sudah tertuju pada laga berikutnya melawan SCU.
Makayla mengungkapkan bahwa pertandingan menghadapi Unpar bukan hanya soal mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi bagian dari proses persiapan tim untuk menghadapi pemuncak klasemen Grup C tersebut.
"Instruksi hari ini justru untuk persiapan lawan SCU. Semua pemain diminta oleh coach untuk mencari feel permainan masing-masing. Jadi nanti saat lawan SCU kami sudah tahu posisi kami ada di mana dan apa yang harus dilakukan," katanya.
Pendekatan tersebut terlihat dari cara Binus memainkan pertandingan. Stingers tampil agresif sejak kuarter pertama dan terus menjaga tempo permainan hingga akhir laga. Rotasi pemain juga dimanfaatkan untuk memberi kesempatan seluruh anggota tim menemukan ritme permainan terbaik mereka sebelum laga penentuan.
Meski hasil melawan Unpar cukup meyakinkan, Makayla menyadari tantangan yang menanti akan jauh lebih berat. SCU sejauh ini tampil konsisten sejak regional hingga The Nationals dan menjadi salah satu kandidat kuat juara musim ini.
Karena itu, ia menilai Binus harus meningkatkan seluruh aspek permainan jika ingin mengimbangi kekuatan tim asal Semarang tersebut.
"Lawan SCU nanti effort kami harus ditambah lagi. Kami harus fight lebih keras, defense harus lebih kuat supaya mereka tidak nyaman bermain melawan kami," ujarnya.
Tim Asuhan M. Ridzky Ichwan Pratama kini mengalihkan seluruh fokus menuju laga hidup-mati melawan SCU. Pertandingan yang akan digelar pada Kamis (11/6) tersebut diprediksi menjadi salah satu duel paling menentukan di sektor putri sekaligus ujian terbesar bagi Stingers dalam upaya mengamankan tiket menuju The Nationals Four. (DT)