Menang Krusial, Ciputra Siap Duel Hidup Mati
Sukses Redam Unair, Optimis Tundukan Uncen

Pelatih Universitas Ciputra Surabaya, Risto Gerol Foekh, mengaku puas dengan kemenangan timnya atas Universitas Airlangga (Unair) dalam lanjutan Basketball Campus League Season 1 Regional Surabaya.
Bermain di GOR Basket Unesa, Sabtu (25/4), Ciputra sukses menutup laga dengan skor 63-51, hasil yang menurutnya tak lepas dari persiapan matang dan evaluasi dari pertemuan sebelumnya.
Kemenangan ini bukan datang begitu saja. Risto, menyebut timnya sudah mempersiapkan strategi matang, terutama dengan belajar dari pertemuan sebelumnya.
"Kita memang udah mempersiapkan itu semua sih. Maksudnya kita belajar juga dari tahun lalu ketika kita puji Tuhan menang lawan Unair. Kita belajar lagi, kita improve lagi," ujarnya.
Salah satu perhatian utama Ciputra adalah kehadiran Frederico Nathanael, pemain Unair yang juga tampil di level profesional. Ia menjadi ancaman nyata di lapangan.
"Apalagi kan mereka ada ketambahan pemain IBL kan si Frederico. Jadi kita belajar juga gimana mengkondisikan hal-hal tersebut. Apalagi kan tadi hampir dia mencetak 36 poin sendiri," kata Risto.
Tak heran, Ciputra memilih pendekatan spesifik untuk meredam pengaruh Frederico. Fokus utama mereka jelas: memutus aliran bola dan membatasi pergerakannya. "Nah terus saat itu gimana cara kita memberhentikan dia supaya nggak terlalu dominan."
Strategi tersebut terbukti efektif. Dengan menekan satu pemain kunci, permainan Unair jadi lebih mudah dikendalikan. "Iya, satu pemain saja (dijaga ketat). Rata-rata aliran bola Unair selalu ke dia. karena dia eksekutor dan penentu, harus kita matikan," jelasnya.
Selain taktik, faktor energi juga jadi pembeda dalam performa Ciputra dibanding laga sebelumnya. "Perbedaannya sih lebih ke energi aja sih. Energi. Jadi kayak kita ada target, maksudnya target kita juga sama-sama. Kita kepengen lolos nasional, jadi kita kerja keras bareng."
Dari sisi fisik, Risto memastikan kondisi timnya cukup terjaga. Program latihan yang konsisten jadi modal penting menjaga performa di tengah jadwal padat. "Puji Tuhan aman semua sih. Kita juga ada persiapan, gym juga dan lain-lain, jadi ya anak-anak juga udah baik."
Kemenangan ini membuat peluang Ciputra untuk melangkah ke semifinal Grup A Putra tetap terbuka. Namun ujian sesungguhnya sudah menanti.
Di laga berikutnya, mereka akan menghadapi Universitas Cenderawasih (Uncen) dalam duel penentuan. Kedua tim sama-sama mengoleksi dua kemenangan, sehingga laga tersebut akan menjadi “hidup mati” untuk tiket semifinal.
"Kita respect dengan mereka. Mereka dari timur, sama juga mereka datang di sini, mereka juga kepengen lolos nasional, kita juga sama-sama belajar," ujar Risto.
Meski begitu, ia menekankan pentingnya menjaga fokus dan tidak terlena dengan hasil sebelumnya.
Dengan pendekatan taktik yang matang dan mental yang terjaga, Ciputra kini bersiap menghadapi laga penentuan yang dipastikan berlangsung sengit.