Pembunuh Raksasa, UINSGD Siap All Out
The Giant Killer dari Bandung Incar Singgasana Raja Jakarta
Rasanya tak berlebihan jika menobatkan tim futsal putra UIN Sunan Gunung Djati (UINSGD) sebagai ''The Giant Killer'' di detik-detik akhir jelang laga pamungkas Campus League Regional Jakarta.
Rekam jejak selama fase grup dan semifinal memperlihatkan dengan jelas ketangguhan UIN Bandung dalam menaklukan tim-tim unggulan seperti Institute Perbanas Jakarta, Universitas Trisakti (Usakti), hingga Universitas Kristen Indonesia (UKI). Uniknya ketiga tim yang dikalahkan adalah tim-tim unggulan dari Ibukota.
Jangan Mau Kalah!
Prinsip''jangan mau kalah'' ditanamkan pelatih kepala Deden Zaeni Muhibban untuk skuadnya. "Mental anak-anak luarbiasa, mereka nggak mau kalah, benar-benar nggak mau kalah, dan sampai saat ini kami bisa buktikan bahwa di Jakarta kami bisa berbicara banyak," seru Coach Deden seusai laga semifinal menghadapi UKI Jakarta, Minggu (30/11).
Mental bertanding yang sudah membaja, dipadukan dengan menu konsistensi, determinasi dan ketenangan, membuat efek kejut dari tim ini, memang terasa benar-benar mengejutkan.
"Padahal ya, banyak orang engga ekspektasi sama tim kami di awal kompetisi, kalau UIN bisa sampai semifinal. Kan engga. Tapi inilah hasil kerja keras kami. Kami bisa main di final!"
Injeksi Campus League
Coach Deden menambahkan, faktor bergengsinya kompetisi Campus League menjadi suntikan bertenaga yang memotivasi anak asuhnya. "Ini event bergengsi, dan menjadi energi positif buat kita berbuat yang terbaik."
Di final nanti menghadapi sesama tim dari Bandung Raya, STKIP Pasundan Cimahi, Coach Deden menggaransi timnya siap tampil dengan kekuatan terbaik dan bakal habis-habisan.
"Kami jelas akan tampil all out, kita nggak akan merasa udah lolos The Nationals, kita harus fokus karena ada yang kita kejar terlebih dahulu. Ada yang harus kita perebutkan, yaitu jadi juara," tegasnya.
Dari empat laga yang dijalani di Regional Jakarta edisi ini, UINSGD membukukan 12 gol dan hanya kemasukan 4 gol, dari tiga kemenangan dan satu hasil imbang.
Dengan tambahan dua goleador yang sudah menciptakan masing-masing 3 gol pada diri Maulana Luthfi Indrawan dan Muhammad Nabil, plus full team pilihan pemain di final nanti, "The Blues" berpeluang besar sekali lagi untuk memaku kemenangan dan menutup regional dengan kejayaan.