Regional Jogja Selesai, UAD Masuk Barak
UAD Berakhir di Peringkat Ketiga
Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta (UAD) berhasil menutup Basketball Campus League Season 1 Regional Yogyakarta dengan meraih peringkat ketiga. Hasil tersebut didapat setelah UAD melewati pertandingan ketat melawan Universitas Atma Jaya Yogyakarta dengan skor 65-59 di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, UII, Sleman, Kamis (7/5).
Pelatih UAD, Gogor Gubah, mengaku bersyukur atas perjuangan anak asuhnya sepanjang kompetisi hingga akhirnya mampu membawa pulang posisi ketiga regional.
“Alhamdulilah,” ujar Gogor usai pertandingan.
Laga melawan Atma Jaya berjalan dalam tempo cepat sejak awal pertandingan. Kedua tim saling kejar-kejaran poin sepanjang empat kuarter. UAD sempat mendapat tekanan, tetapi mampu menjaga konsistensi permainan hingga akhir laga.
Meski berhasil meraih kemenangan, Gogor menilai masih ada pekerjaan rumah yang harus dibenahi timnya. Salah satu hal yang paling menjadi sorotan adalah mental bertanding para pemain.
Menurutnya, secara permainan UAD sudah memiliki kualitas yang baik. Namun dalam beberapa momen penting, para pemain masih kerap kehilangan fokus dan kepercayaan diri ketika berada dalam tekanan pertandingan.
“Ya, permainan masih anak muda ya, sama seperti melawan USM kemarin, kami kalah mental. Tim ini siap secara permainan tetapi kurang dalam mental,” tuturnya.
Karena itu, selepas Basketball Campus League, UAD langsung menyiapkan program latihan lanjutan yang lebih disiplin. Gogor bahkan telah merancang agenda khusus untuk memperkuat mental dan karakter para pemain sebelum menghadapi turnamen berikutnya.
Menariknya, salah satu program yang akan dijalani para pemain adalah mengikuti kegiatan di barak militer selama beberapa hari. Program tersebut disiapkan sebagai bagian dari pembentukan mental agar pemain lebih siap menghadapi tekanan di dalam maupun luar lapangan.
“Jadi setelah ini ada program strength conditioning dan masuk ke barak militer, dua malam tiga hari lah,” kata Gogor.
“Itu sebelum kompetisi tanggal 18 Mei, jadi kami masukkan dulu anak-anak ke barak. Sama kami juga akan bermain dengan teman-teman dosen,” lanjutnya.
Langkah tersebut menunjukkan keseriusan UAD dalam membangun program basket kampus yang kuat, terutama setelah mengikuti Campus League regional yang padat dan kompetitif.
Dengan fondasi permainan yang semakin matang dan program pembinaan yang terus berjalan, UAD optimistis bisa tampil lebih siap menghadapi kompetisi berikutnya. (GAP)