Udinus Putri Dapat Pengalaman dan Peringkat 3
Senang Bisa Hadapi Kampus Kuat
Pelatih Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) putri, Aditya Lutfi Prakosa, mengaku bersyukur setelah timnya berhasil mengamankan peringkat ketiga Basketball Campus League Season 1 Regional Yogyakarta.
Udinus memastikan posisi ketiga usai mengalahkan Universitas Atma Jaya Yogyakarta dengan skor 55-48 dalam laga yang berlangsung di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, UII, Kamis (6/5). Kemenangan tersebut diraih lewat perjuangan tidak mudah setelah Udinus sempat tertinggal di awal pertandingan sebelum bangkit pada kuarter krusial.
Sejak tip-off, laga berjalan dengan tempo cepat dan intensitas tinggi. Atma Jaya sempat mendominasi awal pertandingan, namun Udinus perlahan menemukan ritme permainan dan berhasil membalikkan momentum, terutama selepas halftime.
Kuarter ketiga menjadi pembeda dalam pertandingan ini. Defense yang rapat dan koletivitas membuat Udinus mampu menciptakan jarak poin yang akhirnya bertahan hingga akhir laga.
“Alhamdulillah kami senang bisa ambil game hari ini. Kami sudah game plan hari ini dan sesuai rencana,” ujar Aditya.
Meski berhasil menutup Regional Yogyakarta dengan kemenangan, Aditya mengaku dirinya belum sepenuhnya puas dengan capaian tim musim ini. Namun, ia tetap mensyukuri perjuangan para pemain sepanjang Campus League Regional Yogyakarta.
“Puas sih belum ya, tetapi kami syukuri hasilnya. Next semoga bisa lebih baik lagi hasilnya,” lanjutnya.
Bagi Aditya, Basketball Campus League bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ruang penting bagi para pemain untuk berkembang. Ia menilai anak asuhnya mendapat banyak pengalaman berharga, terutama dalam hal mental bertanding dan menjaga konsistensi permainan.
Menurutnya, persaingan ketat di Regional Yogyakarta membuat para pemain belajar menghadapi tekanan dan atmosfer pertandingan dengan level kompetitif yang tinggi.
“Dari Campus League ini kami banyak belajar, terutama di sini tim-timnya kompeten semua dan mereka tim yang bagus. Kami banyak belajar dan anak-anak bisa melatih mental,” tukasnya Aditya. (GAP)