UII Perkasa, Kalahkan Untidar 4-2
Untidar Sempat Berikan Perlawanan Sengit

Universitas Islam Indonesia (UII) tampil trengginas saat berstatus sebagai tuan rumah. Mereka langsung mengambil inisiatif menyerang sejak awal laga, seolah tak ingin mengulangi hasil imbang 3-3 pada pertandingan pertama melawan UIN Sunan Kalijaga.
Beberapa peluang UII berhasil mengarah tepat ke gawang di menit-menit awal pertandingan. Namun, kiper Universitas Tidar (Untidar), Muhammad Javier Pratama, tampil gemilang dengan serangkaian penyelamatan penting.
UII akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-4 setelah terjadi gol bunuh diri oleh pemain Untidar, Muhammad Emerald Syach Pahlevi. Tuan rumah pun unggul sementara 1-0.
Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Hanya berselang satu menit, Ridwan Nur Fadli sukses membungkam GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo lewat golnya yang membuat skor kembali imbang 1-1.
Bertanding di hadapan pendukung sendiri, UII semakin percaya diri. Permainan cepat mereka membuat pertahanan Untidar kewalahan.
Upaya itu membuahkan hasil pada menit ke-10, ketika Habib Safaraz Haqy memanfaatkan kecepatannya untuk menembus pertahanan lawan. Tendangan kaki kanannya meluncur mulus ke sudut kanan gawang Untidar dan membawa UII kembali unggul 2-1.
Tuan rumah terus menekan. Beberapa peluang emas kembali tercipta melalui kaki Ariel Brega dan Muhammad Naufal, namun belum berbuah gol tambahan.
Untidar sempat mendapatkan peluang emas pada menit ke-17 lewat sepakan Ridwan Nur Fadli, namun dua kali upayanya masih mampu digagalkan kiper UII, Ghalih Dwi Wicaksono. Babak pertama pun berakhir dengan keunggulan 2-1 untuk UII.
Memasuki babak kedua, tempo permainan meningkat. Kedua tim tampil alot dengan tensi tinggi. Didukung penuh suporter tuan rumah, UII bermain agresif dan terus menekan pertahanan Untidar.
Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-37, saat Habib Safaraz kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol keduanya dalam laga ini membawa UII menjauh 3-1.
Tak berhenti di situ, UII kembali menambah keunggulan menjadi 4-1 lewat sontekan Faustra Dhiya Ulhaq pada menit ke-39.
Menjelang akhir laga, Untidar memperkecil kedudukan melalui sepakan Muhammad Zidni Rifqy. Namun, gol tersebut diwarnai ketegangan antar pemain kedua tim. Wasit pun terpaksa mengeluarkan kartu merah untuk pemain UII, Muhammad Radfli Al Hakim, akibat insiden tersebut.
Meski kehilangan satu pemain, UII tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan. Pertandingan pun berakhir dengan skor 4-2 untuk kemenangan UII.
Kemenangan ini membawa UII kokoh di puncak klasemen sementara Grup A Campus League regional Yogyakarta dengan koleksi empat poin. Sementara itu, Untidar harus tersingkir dari persaingan setelah menelan dua kekalahan dan terpuruk di posisi juru kunci.