Unair Putri Tuntaskan Regional Surabaya di Peringkat Ketiga
Kalahkan UB dengan Skor 55-38

Universitas Airlangga (Unair) mengamankan posisi ketiga Basketball Campus League Season 1 Regional Surabaya setelah menundukkan Universitas Brawijaya (UB) Malang dalam laga perebutan tempat ketiga. Bertanding di GOR Basket Unesa, Unair tampil solid dan menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 55-38.
Sejak tip-off, kedua tim langsung bermain dengan tempo tinggi. Unair dan UB sama-sama agresif dalam menyerang, saling bertukar poin lewat fast break.
Intensitas pertandingan sudah terasa panas sejak awal, dengan kedua tim tidak ingin kehilangan momentum. Namun, Unair tampil lebih efektif dalam mengeksekusi peluang. Transisi cepat serta akurasi tembakan membuat mereka mampu mengunci kuarter pertama dengan keunggulan 17-10.
Memasuki kuarter kedua, UB mulai menemukan ritme permainan. Mereka tampil lebih disiplin dalam bertahan dan mampu menekan produktivitas poin Unair.
UB bahkan unggul tipis di kuarter ini dengan tambahan 12 poin, berbanding 11 poin milik Unair. Meski begitu, keunggulan yang sudah dibangun sebelumnya membuat Unair tetap memimpin saat turun minum dengan skor 28-22.
Selepas halftime, Unair langsung tancap gas. Mereka memanfaatkan menurunnya intensitas permainan UB dengan sangat baik. Defense Unair tampil lebih rapat, memaksa UB melakukan banyak kesalahan dan kesulitan mencetak angka.
Di sisi lain, Unair tetap konsisten dalam menyerang. Hasilnya, mereka mencatatkan run penting dengan tambahan 13 poin, sementara UB hanya mampu mencetak 2 poin di kuarter ketiga. Momentum ini menjadi titik balik yang memperlebar jarak kedua tim.
Pada kuarter terakhir, tempo permainan tidak menurun. UB mencoba bangkit dengan meningkatkan agresivitas serangan, sementara Unair tetap menjaga ritme permainan mereka. Duel berlangsung sengit dengan aksi saling balas poin yang menghibur.
Namun, keunggulan yang sudah cukup jauh membuat Unair tetap berada di atas angin hingga akhir laga. Mereka pun menutup pertandingan dengan kemenangan 55-38 sekaligus memastikan posisi ketiga.
Performa gemilang ditunjukkan oleh Chumaira Dian Khayra yang menjadi motor permainan Unair. Ia mencatatkan double-double impresif dengan 20 poin dan 15 rebound, mendominasi paint area sepanjang pertandingan.
Dukungan juga datang dari Sonia Heidi Cahyono yang menyumbangkan 18 poin dan menjadi opsi serangan yang konsisten bagi tim.
Di kubu UB, Arimbi Wicaksono menjadi pencetak angka terbanyak dengan 16 poin. Sementara Naisa Chandra Damayanti menambahkan 10 poin. (GAP)