Winning Formula UKSW Runtuhkan Dua Tim Kuat Jakarta
Jinakkan Perbanas dan Binus Lewat Next Play Mentality

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menjadi salah satu tim yang paling mencuri perhatian pada dua hari pertama Basketball Campus League Season 1 The Nationals. Tim asal Salatiga itu sukses menumbangkan dua wakil kuat Jakarta secara beruntun dan membuka lebar peluang menuju The Nationals Four.
Setelah mengalahkan Institut Perbanas Jakarta pada laga pembuka, UKSW kembali menunjukkan kualitasnya dengan menundukkan Universitas Bina Nusantara (Binus) 43-37 pada lanjutan Grup B di UPH Basketball Court, Tangerang, Senin (8/6).
Pelatih UKSW Revan Jonathan mengaku bersyukur atas pencapaian timnya. Namun menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lahir dari satu faktor khusus, melainkan dari konsistensi para pemain dalam menjalankan tanggung jawab mereka sepanjang pertandingan.
"Pertama-tama saya mengucap syukur kepada Tuhan Yesus. Puji Tuhan kami bisa tampil dengan baik. Saya sangat mengapresiasi anak-anak karena mereka mau konsisten dan bertanggung jawab terhadap perannya masing-masing," ujar Revan selepas laga.
Ketika ditanya mengenai keberhasilan mengatasi dua tim kuat Jakarta secara beruntun, Revan menilai mentalitas tim menjadi pembeda utama. Para pemain mampu menjaga fokus meski melakukan kesalahan dan tidak kehilangan energi untuk memberikan respons di possession berikutnya.
"Kami selalu menanamkan mentalitas next play. Kalau ada satu kesalahan, kami harus segera melupakannya dan fokus ke permainan berikutnya. Anak-anak bisa melakukan itu dengan sangat baik. Ketika ada error, mereka langsung membalasnya lewat defense," katanya.
Keberhasilan UKSW semakin terasa spesial mengingat persaingan di tingkat nasional jauh berbeda dibandingkan fase regional. Revan menyebut setiap pertandingan kini menuntut kemampuan fisik, strategi, dan konsentrasi yang lebih tinggi.
"Di nasional persaingannya jauh lebih keras. Tidak hanya soal fisik, tetapi juga kompleksitas strategi. Semua tim punya kualitas yang bagus dan setiap pertandingan menuntut kesiapan yang lebih tinggi," jelasnya.
Meski meraih dua kemenangan penting, UKSW belum sepenuhnya puas. Revan masih melihat sejumlah hal yang perlu diperbaiki, terutama komunikasi antarpemain saat pertandingan berlangsung.
Atmosfer The Nationals yang riuh penonton, membuat instruksi dan komunikasi di lapangan tidak selalu mudah terdengar. Karena itu, koneksi antarpemain menjadi salah satu fokus evaluasi tim pelatih.
"Saat suasana pertandingan ramai, komunikasi menjadi tantangan tersendiri. Kami harus memastikan pemain tetap bisa saling terhubung dan menjalankan instruksi dengan baik," ujarnya.
Hasil positif atas Perbanas dan Binus membuat UKSW kini berada dalam posisi yang sangat menguntungkan untuk melaju ke semifinal. Namun Revan memilih untuk tidak terburu-buru membicarakan final ataupun peluang juara.
Pelatih UKSW itu menegaskan timnya tetap akan menjalani turnamen dengan pendekatan yang sama seperti sejak awal, yakni fokus pada satu pertandingan dalam satu waktu.
"Kami menjalani semuanya day by day. Satu proses demi satu proses. Setelah ini kami akan kembali menganalisis pertandingan, melakukan scouting lawan, lalu menyiapkan game plan untuk pertandingan berikutnya," katanya.
Kini, tim asal Salatiga itu tinggal menjaga konsistensi untuk menyelesaikan pekerjaan dan mengamankan tiket menuju The Nationals Four. Dua tim kuat yang akan dihadapi selanjutnya adalah jawara Regional Bandung, Universitas Kristen Maranatha, dan Universitas Cenderawasih Jayapura.