Institut Perbanas
DKI Jakarta
Perbanas ke Final, Mental Juara Tetap Terjaga
Zulfahrizal: Bukan Nama Pemain, Tapi Perbanas

Pelatih Institut Perbanas Jakarta, Zulfahrizal, menegaskan bahwa mentalitas juara menjadi faktor utama yang mengantarkan timnya melangkah ke partai final Basketball Campus League (BCL) The Nationals 2026.
Pernyataan itu disampaikan Zulfahrizal setelah Perbanas sukses menumbangkan tuan rumah Universitas Pelita Harapan (UPH) dengan skor 59-50 pada laga semifinal yang berlangsung di UPH Basketball Court, Tangerang, Jumat (12/6).
Bermain di hadapan pendukung lawan, Perbanas menunjukkan ketangguhan mental untuk bangkit dan membalikkan keadaan. Kemenangan ini sekaligus menjadi comeback manis atas hasil kurang memuaskan di fase regional sebelumnya.
"Saya bilang ke anak-anak, banyak orang baik yang mendukung kita. Kalau kita kalah, banyak yang sedih. Jadi pilihannya sederhana, mau bikin mereka sedih atau bikin mereka senang? Saya cuma bermain di sisi psikologis mereka," ujar Zulfahrizal dalam press conference di Media Center Campus League.
Menurutnya, pengalaman pahit saat tertinggal dan gagal bangkit di beberapa pertandingan sebelumnya menjadi bahan bakar yang membentuk karakter tim musim ini. Ia melihat para pemain mampu merespons tekanan dengan baik dan menunjukkan semangat juang hingga akhir pertandingan.
Kapten tim Perbanas, Zaky Al Hakim, mengakui pendekatan psikologis tersebut berhasil membakar motivasi para pemain. Ia mengatakan seluruh tim teringat pada perjuangan panjang yang sudah mereka lalui sejak regional hingga The Nationals.
"Kami memang sering tidak konsisten di awal pertandingan. Tapi Bang Ijal (pelatih) selalu ingatkan kalau banyak orang yang sayang dan mendukung kami. Jadi kami harus kasih 100 persen untuk mereka," kata Zaky.
Kemenangan atas UPH terasa semakin spesial karena diraih di kandang lawan. Zulfahrizal mengaku atmosfer pertandingan menjadi pengalaman yang sulit dilupakan bagi seluruh anggota tim. "Kalau dibilang rematch, tentu kami sangat senang. Apalagi sekarang bermain di rumah mereka sendiri. Rasanya berkali-kali lipat lebih membanggakan," ujarnya.
Meski sejumlah pemain yang berkiprah di level profesional tidak lagi memperkuat tim, Zulfahrizal menegaskan identitas Perbanas tidak pernah bergantung pada individu tertentu.
"Saya selalu bilang ke anak-anak, ini bukan soal nama di belakang jersey. Ini soal nama di depan, Perbanas. Mentalitas juara itu harus tetap ada siapapun yang bermain," tegasnya.
Pelatih yang juga memiliki pengalaman di kompetisi internasional itu mengungkapkan banyak pelajaran yang ia terapkan di tim, mulai dari disiplin, organisasi permainan, hingga detail-detail pertahanan dan transisi yang lebih rapi.
Kini Perbanas tinggal selangkah lagi menuju gelar juara nasional. Zulfahrizal memastikan tim pelatih sudah melakukan analisis terhadap calon lawan di final dan akan kembali mengandalkan kedisiplinan serta kemampuan beradaptasi selama pertandingan.
"Kami sudah cukup mengenal karakter lawan. Tinggal bagaimana adjustment yang kami siapkan bisa berjalan saat pertandingan nanti. Harapannya tentu kami bisa mengambil kemenangan terakhir itu," kata Zulfahrizal.
Dengan kemenangan atas UPH, Perbanas resmi mengamankan tiket ke final Basketball Campus League The Nationals. Setelah berhasil menaklukkan tuan rumah dan membalas kekalahan musim lalu, kini mereka hanya berjarak satu kemenangan lagi dari gelar juara nasional.
Pertandingan Terdekat
Lihat JadwalBelum ada jadwal pertandingan tersedia
Berita Lainnya
Lihat Berita Lainnya
Mentalitas Jadi Pembeda Perbanas di The Nationals Final
Melewati Overtime dengan Kemenangan atas UKSW
Perbanas Juara The Nationals 2026
'Rhinos' Taklukkan UKSW Lewat Drama Overtime
Perbanas Bawa Nama Besar Basket Jakarta
Bersiap Hadapi UKSW di The Nationals Final
Perbanas Maju ke The Nationals Final
Rhinos Kalahkan Tuan Rumah UPH 59-50