Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yayasan Keluarga Pahlawan Negara
D.I. Yogyakarta
Cara Ericho Jaga Semangat Tanding STIE YKPN
Selalu Mendapat Dukungan dari Kekasih
STIE YKPN menutup perjalanan mereka di Basketball Campus League Season 1 Regional Yogyakarta dengan hasil yang belum sesuai harapan. Namun di balik catatan tanpa kemenangan, ada cerita tentang tanggung jawab, kepemimpinan, dan upaya menjaga nyala semangat tim yang baru bangkit dari “mati suri”.
Datang sebagai tim yang baru menghidupkan kembali program basket kampus, STIE YKPN sejatinya memulai langkah dengan keberanian. Campus League Season 1 menjadi panggung pertama mereka setelah vakum cukup lama. Wajar jika adaptasi masih terasa, mulai dari chemistry tim hingga konsistensi permainan di lapangan.
Di tengah situasi yang tidak mudah itu, sosok kapten Endriyano Ericho menjadi kunci. Ia memikul tanggung jawab besar untuk menjaga mental tim tetap stabil, bahkan ketika hasil pertandingan belum berpihak.
Pendekatan Personal
Sebagai kapten, Ericho memilih pendekatan personal untuk membangun kembali kepercayaan diri rekan-rekannya. Ia tidak hanya berbicara di ruang ganti, tetapi juga turun langsung menyapa satu per satu pemain.
“Saya datangi satu persatu teman-teman saya, as a person ya,” ujar Ericho.
Perannya tidak berhenti setelah pertandingan usai. Di tengah game yang berjalan, terutama saat tim mulai kehilangan momentum, Ericho aktif menjaga energi tim agar tidak drop. Baginya, selama waktu masih berjalan, peluang untuk bangkit selalu ada.
“Jadi misalnya saya lihat ada yang nunduk, saya datangi dia untuk bisa bangkit. Apalagi jika di pertandingan dan belum selesai, masih ada waktu untuk bangkit,” jelas Ericho.“Saya semangatin teman-teman, ‘ayo semangat, ini pertandingan belum selesai, masih ada waktu yang berjalan’,” tambahnya.
Mentalitas itu yang terus ia coba tanamkan. Meski tertinggal, ia ingin timnya tetap bermain dengan kepala tegak dan effort penuh sampai buzzer akhir. Bagi Ericho, menjadi kapten bukan hanya soal memimpin permainan, tapi juga menjaga nyawa tim tetap hidup.
Didukung Kekasih
Di balik perannya sebagai pemimpin tim, Ericho juga punya sumber energi lain di luar lapangan. Dukungan dari sang kekasih, Meyangel, menjadi tambahan motivasi yang tidak kalah penting.
Momen itu terlihat saat laga melawan STIKES Nasional pada 3 Mei 2026. Meyangel hadir langsung di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo dengan mengenakan jersey nomor 10 milik Ericho, memberikan dukungan penuh dari tribun.
“Senang, tapi saya agak malu juga karena pertandingan agak mengecewakan, tapi ya tetap senang didatangi,” kata Ericho.
Bukan hanya sekali, Meyangel dikenal setia hadir mendukung. Ia rela menempuh jarak dari Seturan untuk memastikan Ericho tidak berjuang sendirian di lapangan.
“Jauh-jauh dia datang dari Seturan. Dia beri semangat saya, jalan ke sini sampai sekarang disupport selalu,” cerita Ericho.
Bagi Meyangel, hasil akhir bukanlah hal utama. Ia tetap berdiri di belakang Ericho, apapun yang terjadi di lapangan.
“Nemenin, latihan pas tanding juga walau jauh tetap beri dukungan buat dia,” ucap Meyangel.“Pokoknya nyemangatin dia, mau apapun hasilnya, kalah menang tetap keren dan bangga sama Ericho,” lanjutnya.
Cerita ini menjadi bukti bahwa perjalanan sebuah tim tidak selalu diukur dari hasil akhir. STIE YKPN mungkin belum meraih kemenangan, tapi mereka mendapatkan fondasi penting: semangat, kepemimpinan, dan dukungan yang akan menjadi bekal untuk bangkit di musim berikutnya.
Pertandingan Terdekat
Lihat JadwalBelum ada jadwal pertandingan tersedia

