Universitas Kristen Maranatha
bandung
Maranatha Putri Langsung Tatap The Nationals
Lakukan Pemusatan Latihan Pekan Depan
Universitas Kristen Maranatha putri tidak membutuhkan waktu lama untuk mengalihkan fokus setelah menjuarai Basketball Campus League Season 1 Regional Bandung. Setelah memastikan gelar juara, Ice Bears langsung mengarahkan perhatian mereka ke Basketball Campus League The Nationals.
Kapten tim Maranatha, Anggita Yuliani, mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraih bersama rekan-rekannya. Menurutnya, gelar juara tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh pemain yang menjalani persiapan dengan serius sejak sebelum kompetisi dimulai.
“Kami sangat bersyukur bisa menjadi juara Campus League 2026 Regional Bandung Season 1 meski tidak tampil dengan kekuatan penuh. Semua pemain berjuang maksimal dan saling membantu satu sama lain sepanjang turnamen,” kata Anggita.
Ia menjelaskan bahwa tim telah menjalani program latihan yang cukup intens untuk menghadapi kompetisi. Fokus persiapan tidak hanya pada aspek teknik, tetapi juga peningkatan kondisi fisik, kecepatan bermain, dan running game yang menjadi identitas permainan Maranatha.
“Tentunya kami menjalani persiapan yang cukup intens, mulai dari latihan ketahanan fisik, kecepatan, hingga running game,” lanjut pemain bernomor punggung 16 tersebut.
Tak ingin larut dalam euforia kemenangan, Maranatha segera kembali menyusun persiapan untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat di level nasional. Anggita memastikan tim akan menjalani program training center sebagai bagian dari persiapan menuju The Nationals.
“Selanjutnya kami akan menjalani training center yang dimulai Kamis (28/5) mendatang untuk persiapan menuju The Nationals,” ujarnya.
Maranatha memastikan gelar juara Regional Bandung setelah mengalahkan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) dengan skor 78-62 pada laga final yang berlangsung di UPI Gymnasium, Jumat (22/5). Hasil tersebut sekaligus mengantarkan Ice Bears menjadi salah satu wakil Bandung di putaran nasional.
Pada partai final, Maranatha langsung tampil agresif sejak kuarter pertama. Mereka memainkan basket dengan tempo tinggi dan intensitas yang konsisten sepanjang pertandingan. Permainan cepat yang menjadi ciri khas Ice Bears membuat Unpar kesulitan menemukan ritme terbaiknya.
Kolaborasi Anggita Yuliani dan Berlian Yesi di area paint menjadi salah satu kekuatan utama Maranatha. Sementara itu, peran Antoinette Louise dalam mengatur tempo serangan membuat aliran bola tim tetap berjalan efektif hingga akhir pertandingan.
Keberhasilan tersebut terasa semakin spesial karena diraih di tengah keterbatasan skuad. Maranatha datang ke Regional Bandung tanpa komposisi pemain ideal. Beberapa pemain telah lulus, sementara sejumlah lainnya tidak bisa bergabung secara penuh karena kesibukan akademik.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi semangat juang tim. Kebersamaan, kepercayaan satu sama lain justru menjadi fondasi yang mengantarkan Ice Bears juara Regional Bandung dan melangkah ke The Nationals. (GAP)
Pertandingan Terdekat
Lihat JadwalBelum ada jadwal pertandingan tersedia
Berita Lainnya
Lihat Berita LainnyaAnggita Tak Menyangka Dipanggil Timnas
Raih 2 Penghargaan Individu di Campus League Basketball Season 1
The Nationals Jadi Pemanasan Deo Untuk IBL Musim Depan
Kerasnya The Nationals Jadi Pelajaran bagi Deo
Maranatha Merasakan ''Kerasnya'' The Nationals
Banyak Mendapat Pengalaman dan Pembelajaran

Roster Terbatas Tak Halangi Maranatha Menang
The Ice Bears Raih Poin Positif Berkat Kerja Kolektif
