Universitas Pelita Harapan
Kota Jakarta Selatan
UPH Putri Fokus Perbaiki Energi
The Nationals Kuras Konsentrasi Eagles Girls

Pelatih Universitas Pelita Harapan (UPH) Putri Fajar Gumilang Kusumasari menyoroti kemenangan anak asuhnya di laga terakhir Grup C atas Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) sebagai momen perbaikan energi.
Bertanding di UPH Basketball Court, Tangerang, Banten, Rabu (10/6), tim berjuluk The Eagles itu menang dengan skor 74-35 dan berhasil menjaga peluang lolos ke Nationals Four Basketball Campus League Season 1.
Menurut Fajar, performa UPH saat menghadapi Soegijapranata Catholic University (SCU) pada pertandingan sebelumnya berada jauh di bawah standar yang selama ini mereka tetapkan.
"Kami habis kalah dari pertandingan yang menurut saya performanya sangat di bawah ekspektasi. Bukan soal menang atau kalahnya, tetapi bagaimana kami bermain. Banyak kesalahan yang kami lakukan saat lawan SCU," ujar Fajar.
Fajar menilai salah satu penyebab utama kekalahan dari SCU adalah rendahnya energi yang ditunjukkan para pemain saat bertahan. Selain mudah ditembus lawan, UPH juga kehilangan banyak bola pantul yang seharusnya bisa diamankan.
"Kami tidak punya energi yang cukup di defense. Kami terlalu mudah dilewati dan memberikan terlalu banyak rebound kepada lawan. Jadi fokus hari ini memang memperbaiki hal itu," katanya.
Ia mengapresiasi respons para pemain yang mampu menjalankan instruksi dengan baik sepanjang pertandingan melawan Unpar. Meski masih ada beberapa aspek yang perlu dibenahi, Fajar melihat adanya peningkatan dibandingkan laga sebelumnya.
"Saya bilang ke anak-anak, fokusnya adalah memperbaiki kesalahan. Kalau kami tidak memperbaiki kesalahan, berarti kami tidak bertumbuh. Dan hari ini saya melihat ada usaha ke arah sana," ujarnya.
Kemenangan atas Unpar memang membuat peluang UPH menuju Nationals Four masih terbuka. Namun Fajar menegaskan bahwa posisi timnya belum sepenuhnya aman.
Menurutnya, kekalahan dari SCU membuat perhitungan klasemen menjadi lebih kompleks sehingga UPH masih harus menunggu hasil pertandingan lain untuk memastikan nasib mereka di fase grup.
"Sebenarnya kami belum pasti lolos. Memang kami menang hari ini, tetapi kami juga kalah dari SCU. Jadi kami masih harus melihat perkembangan hasil pertandingan lainnya," jelasnya.
Kehilangan Jennifer Chioma
Selain menanti kepastian tiket semifinal, UPH juga masih menghadapi tantangan lain terkait kondisi pemain. Satu perhatian terbesar adalah kondisi salah satu pemain kunci mereka, Jennifer Chioma Igbojike, yang saat ini masih dalam proses pemulihan cedera.
Fajar mengungkapkan bahwa peluang Chioma untuk kembali bermain masih terbuka, namun semuanya bergantung pada hasil pemeriksaan medis dalam beberapa hari ke depan.
"Sekarang kami masih melihat perkembangan kondisinya. Dia terus berkomunikasi dengan dokter karena memang sedang mengalami cedera. Kalau hasil tes dan pemeriksaan dokter menunjukkan dia siap, ada kemungkinan dia bisa bermain lagi," katanya.
Kehadiran Chioma tentu menjadi faktor penting bagi UPH mengingat perannya yang cukup besar dalam sistem permainan tim terutama di Regional Jakarta.
Fajar mengakui kehilangan pemain-pemain kunci dapat memengaruhi strategi yang telah disiapkan tim pelatih.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa UPH harus tetap siap menghadapi segala kemungkinan dan memastikan seluruh pemain mampu memberikan kontribusi ketika dibutuhkan.
Pertandingan Terdekat
Lihat JadwalBelum ada jadwal pertandingan tersedia
Berita Lainnya
Lihat Berita Lainnya
Last Dance Kapten Eagles Girls Berakhir Manis
Brylia Sheron Bawa UPH Raih Perunggu Nasional
Grup A: Lagi, UPH Menang Dramatis
Eagles Sapu Bersih Kemenangan di Fase Grup
Grup C: UPH Putri Selangkah Lagi ke Nationals Four
Kalahkan Unpar 74-35
Grup A: UPH Rebut Kemenangan Ketiga
Eagles Kalahkan Unmul dengan Skor 68-33