Universitas Surabaya
SURABAYA
Ubaya Dorong Prestasi tanpa Tinggalkan Akademik
Rektor Ubaya Bangga dengan Pencapaian Tim di The Nationals
Perjalanan Universitas Surabaya (Ubaya) di Basketball Campus League The Nationals 2026 mendapat apresiasi langsung dari Rektor Ubaya, Dr. Ir. Benny Lianto, M.M.B.A.T. Menurutnya, pencapaian yang diraih tim basket putra dan putri menjadi bukti dari proses pembinaan yang selama ini dijalankan kampus, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Tim putra Ubaya berhasil menutup kompetisi dengan finis di peringkat ketiga nasional. Sementara itu, tim putri juga justru sukses menjadi juara Season 1. Hasil tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi civitas akademika Ubaya.
“Saya selaku Rektor Ubaya menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tim basket putra maupun putri Universitas Surabaya. Tim putra mencapai peringkat ketiga, sementara tim putri bermain di final,” ujar Benny.
Bagi Ubaya, basket bukan sekadar aktivitas kemahasiswaan. Cabang olahraga ini telah menjadi bagian penting dari identitas kampus selama bertahun-tahun. Dukungan terhadap basket bahkan sudah hadir sejak masa awal berdirinya universitas.
“Secara keseluruhan, tim basket putra maupun putri di Ubaya menjadi cabang olahraga yang paling prioritas sejak dulu. Banyak founding fathers Ubaya yang juga pemain basket sehingga mereka memberikan dukungan penuh terhadap perkembangan basket di kampus,” lanjutnya.
Tradisi tersebut kemudian melahirkan banyak pemain yang mampu melanjutkan karier ke level yang lebih tinggi. Menurut Benny, cukup banyak alumni basket Ubaya yang berkiprah di kompetisi profesional. Bahkan, sejumlah di antaranya juga pernah memperkuat tim nasional, khususnya di sektor putri.
Hal itu menjadi salah satu alasan mengapa basket terus mendapat perhatian besar dalam sistem pembinaan olahraga kampus. Namun, di balik prestasi yang diraih di lapangan, Ubaya tetap menempatkan akademik sebagai prioritas yang harus berjalan beriringan.
Karena itu, kampus memiliki sistem khusus untuk mendukung para student-athlete yang harus membagi waktu antara perkuliahan dan kompetisi.
“Kami memiliki kelas khusus atlet. Tidak hanya basket, tetapi juga beberapa cabang olahraga lain yang sering bertanding hingga ke luar negeri dan meraih prestasi internasional,” kata Benny.
Melalui kelas khusus tersebut, Ubaya merancang sistem pembelajaran yang lebih fleksibel tanpa mengurangi kualitas akademik yang harus diterima mahasiswa.
“Kami merancang sistem pembelajaran yang lebih fleksibel tanpa harus mengurangi kualitas. Jadi ketika atlet mengikuti kompetisi seperti ini, malam hari setelah bertanding mereka masih bisa mengikuti video-video pembelajaran sehingga tidak tertinggal,” jelasnya.
Sistem tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen kampus agar para atlet tetap mampu menjaga performa akademik di tengah jadwal latihan dan pertandingan yang padat.
Sukses di Dalam dan Luar Lapangan
Benny menegaskan bahwa Ubaya tidak ingin mahasiswanya hanya sukses di lapangan olahraga. Kampus juga ingin memastikan mereka memiliki bekal akademik yang kuat untuk masa depan.
“Kami berharap prestasi olahraga berjalan dan prestasi akademik juga berjalan. Kami tidak ingin mereka tertinggal. Mereka harus bisa lulus, menguasai ilmunya dengan baik, dan itu bisa mendukung karier mereka ketika suatu saat sudah tidak bermain basket lagi,” ujarnya.
Pendekatan tersebut terbukti mampu menghasilkan student-athlete yang tetap berprestasi secara akademik. Bahkan pada The Nationals tahun ini, salah satu pemain Ubaya, Macxquel Rehan Thiemailattu, tercatat memiliki IPK sempurna 4,0.
Selain basket, Ubaya juga memberikan dukungan kepada berbagai cabang olahraga lainnya. Beberapa di antaranya adalah wushu, pencak silat, bulu tangkis, renang, futsal, hingga bridge. Seluruh cabang tersebut mendapatkan perhatian dan dukungan sesuai kebutuhan masing-masing.
Meski demikian, Benny menilai manfaat terbesar dari kehadiran student-athlete bukan hanya soal medali atau prestasi kompetitif. Menurutnya, olahraga merupakan bagian penting dari proses pendidikan karakter mahasiswa.
“Olahraga, atlet, dan kompetisi adalah bagian dari proses pembelajaran untuk membentuk karakter mahasiswa,” katanya.
Menurut Benny, ada banyak nilai yang dapat dipelajari mahasiswa melalui olahraga kompetitif. Basket menjadi salah satu contoh yang paling jelas karena menuntut disiplin, kerja sama, komunikasi, dan kemampuan berkolaborasi dalam sebuah tim.
“Berolahraga dan berkompetisi itu melatih kedisiplinan. Kemudian melatih kerja sama dan kolaborasi, apalagi untuk cabang seperti basket. Selain itu juga melatih jiwa sportivitas,” ujarnya.
Karena itu, Ubaya selalu menanamkan pemahaman bahwa hasil pertandingan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Yang lebih penting adalah bagaimana mahasiswa mampu memberikan usaha terbaik dalam setiap proses yang dijalani.
“Kami selalu mengatakan kepada anak-anak bahwa menang dan kalah itu hal biasa. Yang penting mereka berjuang secara maksimal. Mereka belajar disiplin dan belajar mengejar prestasi sekuat mungkin,” lanjut Benny.
Menurut pengamatannya, dampak positif tersebut terlihat setelah para atlet lulus dari kampus. Banyak alumni basket Ubaya yang mampu menunjukkan profesionalisme tinggi ketika memasuki dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.
“Rata-rata pemain basket yang sudah lulus memiliki jiwa profesional yang lebih baik. Karakter mereka dalam kehidupan bermasyarakat juga sangat baik. Karena itu menurut Ubaya, olahraga merupakan salah satu media paling efektif untuk membentuk karakter mahasiswa,” tegasnya.
Di akhir, Benny juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Basketball Campus League yang dinilainya berhasil menghadirkan kompetisi kampus dengan standar yang semakin profesional.
“Saya banyak mendapat komentar positif dari berbagai pihak. Campus League berjalan profesional dan perlu kita dukung untuk membangun ekosistem basket yang profesional di kalangan kampus,” tutupnya. (GAP)
Pertandingan Terdekat
Lihat JadwalBelum ada jadwal pertandingan tersedia
Berita Lainnya
Lihat Berita LainnyaMacxquel Buktikan Anak Psikologi Juga Bisa Berprestasi
Raih All Academic Player dengan IPK 4,0.
Ubaya Putri Juara Basketball Season 1 Berkat Kebersamaan
Semua Pemain Bisa Melakukan Shooting
Ubaya Putri Juara The Nationals 2026
Taklukkan SCU di Laga The Nationals Final

Mental Fight Antar Ubaya Putra Raih Perunggu
Kapten Tim Apresiasi Karakter Kuat Seluruh Rekannya
