Universitas Surabaya
SURABAYA
Ubaya Putra Siap Sprint Kencang ke Final
Kecepatan Jadi Senjata Red Fox di Semifinal

Pelatih tim bola basket putra Universitas Surabaya (Ubaya), Ivan Widianto Tjahjono, menunjukkan optimisme tinggi jelang laga semifinal Basketball Campus League Season 1 The Nationals menghadapi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga.
Kepercayaan diri tersebut muncul setelah Ubaya menuntaskan fase grup dengan hasil positif. Pada pertandingan terakhir Grup A Putra, Red Fox berhasil mengalahkan Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda dengan skor meyakinkan 74-32 di UPH Basketball Court, Tangerang, Banten.
Menariknya, kemenangan itu diraih ketika Ubaya memberi kesempatan lebih banyak kepada pemain-pemain yang biasanya memulai pertandingan dari bangku cadangan.
Hasil tersebut memastikan Ubaya menutup fase grup di posisi runner-up Grup A dengan koleksi tujuh poin, hanya terpaut satu angka dari tuan rumah Universitas Pelita Harapan (UPH) yang keluar sebagai juara grup.
Menurut Ivan, pencapaian tersebut merupakan hasil dari persiapan panjang yang sudah dilakukan sejak jauh hari. Selain menjalani proses regenerasi pemain, Ubaya juga harus beradaptasi dengan kondisi beberapa pemain yang mengalami cedera sepanjang musim.
"Kami memang mempersiapkan diri sejak awal untuk The Nationals karena kami sedang regenerasi pemain dan ada beberapa pemain yang cedera. Jadi kami harus benar-benar siap," ujar Ivan.
Ia menilai persaingan di tingkat nasional jauh berbeda dibanding kompetisi regional. Seluruh tim yang hadir merupakan wakil terbaik dari masing-masing wilayah sehingga kualitas pertandingan meningkat secara signifikan.
"The Nationals ini diisi tim-tim yang lolos dengan pemain-pemain terbaik mereka. Jadi tingkat kompetisinya pasti sangat sengit dan ketat," katanya.
Menghadapi semifinal, staf pelatih Ubaya tidak tinggal diam. Ivan mengungkapkan bahwa timnya telah melakukan scouting terhadap UKSW untuk mencari cara terbaik menghadapi salah satu kandidat juara tersebut.
Dari hasil pengamatan yang dilakukan, Ubaya menemukan satu keunggulan yang ingin mereka maksimalkan saat semifinal nanti.
"Kami sudah melakukan scouting terhadap UKSW. Kami melihat kekuatan kami ada di faktor kecepatan dan itu yang akan kami gunakan untuk menghadapi mereka," ungkap Ivan.
Selain aspek teknis, pelatih yang dikenal dekat dengan para pemainnya itu juga menyoroti pentingnya kebersamaan dalam perjalanan tim musim ini.
Menurutnya, chemistry yang terbangun di dalam tim menjadi salah satu faktor penting yang membantu Ubaya tetap kompetitif meski menghadapi berbagai tantangan.
"Kami selalu mengupayakan bonding dan kebersamaan. Latihan dari pagi sampai malam, pokoknya kami selalu bersama," ujarnya.
Ivan berharap semangat kolektif tersebut kembali terlihat ketika Ubaya menghadapi UKSW di laga hidup-mati menuju partai final.
Baginya, kunci utama untuk memenangkan pertandingan bukan hanya strategi atau kemampuan individu, melainkan keberanian untuk terus berjuang hingga peluit akhir berbunyi. "Kerja keras dan pantang menyerah. Kami hanya perlu fight sampai akhir," tegasnya.
Semifinal putra Basketball Campus League Season 1 The Nationals akan berlangsung di UPH Basketball Court, Tangerang, Jumat (12/6). Duel antara Ubaya dan UKSW dijadwalkan menjadi pertandingan penutup hari itu dan diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama tampil konsisten sepanjang fase grup.
Pertandingan Terdekat
Lihat JadwalBelum ada jadwal pertandingan tersedia
Berita Lainnya
Lihat Berita LainnyaMacxquel Buktikan Anak Psikologi Juga Bisa Berprestasi
Raih All Academic Player dengan IPK 4,0.
Ubaya Dorong Prestasi tanpa Tinggalkan Akademik
Rektor Ubaya Bangga dengan Pencapaian Tim di The Nationals
Ubaya Putri Juara Basketball Season 1 Berkat Kebersamaan
Semua Pemain Bisa Melakukan Shooting
Ubaya Putri Juara The Nationals 2026
Taklukkan SCU di Laga The Nationals Final
